puisi : “KETIKA CINTA PERGI”

“KETIKA CINTA PERGI”

Ketika cinta telah diambil dariku
Kurasa semuanya menjadi berubah
Permata yang dulunya selalu kujaga
Kini telah kucampakkan diatas bara
Malaikat yang telah dikirim untuk ku
Kini menjadi iblis yang telah menikam ku
Kota kecilku yang dulunya mempesona
Kini berubah menjadi lautan yang kapanpun siap menenggelamkan diriku
Bukit bukit kecil yang indah memukau
Telah berubah menjadi gunung gunung berapi
Yang siap membakar diriku
Ku rasakan getaran
Gempa terjadi
Gunung meletus
Aku berlari…
Berlari menuju tepi lautan
Kulihat gelombang air laut yang sangat tinggi menghadang ku
Aku tak tahu apa yang harus kulakukan
Ku bentangkan tanganku
Ku pejam kan mataku

Diantara deru suara gelombang
Samar-samar kudengar suara kokok ayam jantan
Kurasakan….
Gelombang tinggi itu menghempasku
Aku terlempar dan menabrak apapun didepanku
Ku beranikan diri membuka mataku
Dan….
Kudapati diriku terjatuh dari tempat tidurku

AUTHOR: mujawaroh annafi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s