aku dan organisasi

namaku Nafi, saat ini usiaku menginjak 17 tahun. 17 tahun hidup didunia adalah pengalaman untuk mencari sebuah jati diri. hidup berorganisasi yang tinggal diantara keluarga yang tak suka berorganisasi bukanlah suatu hal yang mudah, dimana tidak ada dukungan dari siapapun untuk berorganisasi.

MTs Hidayatul Mubtadiin, sebuah sekolah tua, yang guru-gurunya juga tua meski tidak semuanya. sekolah yang telah membesarkanku, mendidikku menjadi seorang pribadi seperti sekarang ini. jujur saat masa MTs, aku adalah orang yang sangat terkenal dimana tak seorangpun yang tak mengenalku. disitulah aku diperkenalkan dengan osis, menjadi ketua malahan, kenapa aku menjadi ketua? karena tak ada seorangpun yang mau dijadikan ketua. disini ketua osis hanyalah formalitas belaka, yang tak mempunyai program kerja yang berjalan dengan baik. tentunya ini terjadi dimasa pemerintahanku. Pramuka, adalah organisasi yang sangat aku sukai dari dulu sejak masih MI, kita dituntut untuk menjadi mandiri, dan terampil. kedua orang tuaku tak pernah menyukai dengan yang namanya kepramukaan. karena menurut mereka ‘pramuka itu lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya’. tapi meskipun demikian mereka masih mau mengizinkanku untuk aktif dikegiatan kepramukaan. tetapi setelah menyelesaikan pendidikan di MTs, aku melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Reteh, disini aku tidak diperbolehkan mengikuti kepramukaan.

masuk ke masa SMA, I say Goog Bye to Pramuka. saatnya mencari ekskul yang lain. pertama kali ekskul yang diperkenalkan oleh pihak sekolah adalah Seni khususnya seni tari dari sanggar Sedayung Gangsal, saat itu usiaku memasuki 14 tahun (masih mudakan?) kelas 1 SMA. sebagai seorang yang berdarah muda, tentunya ini kesempatan baik untuk mengetahui apakah ini sesuai dengan diriku atau tidak, kalau tidak dicoba ya kapan kita akan tahu?. hari pertama belajar disanggar, bukan lah hari yang menyenangkan. ternyata semua peserta yang mendaftar di sanggar rata-rata sudah menguasai seni tari sejak masi SMP, tentunya hal ini membuat aku menjadi minder dan menjadi bahan olokan semua yang ada disitu. dan hari itu menjadi hari pertama dan terakhir pengalaman ku di sanggar tari.

keluar dari sanggar tari, aku memantapkan diri untuk memilih ekskul yang lain. sesuai dengan saran kakakku, aku memilih karya tulis ilmiah. niat hati ingin masuk dikarya tulis ilmiah tetapi takdir menempatkanku di jurnalistik. entah mengapa aku bisa masuk kejurnalistik, aku tak tahu tetapi pada saat pengumuman namaku berada diantara nama-nama anak yang masuk kejurnalistik. bukan mudah untuk menjalani ekskul di jurnalistik, karena semua teman-temanya anak kelas xi, jadi akulah satu-satunya anggota dari kelas x. masih teringat dengan jelas, saat pembagian ID card, semua anggota mendapatkannya kecuali aku. dan aku protes ke guru pembimbing, sekali, dua kali, 3 kali, aku tak juga mendapatkannya. aku merasa tidak dianggap dan memutuskan untuk keluar dari jurnalistik pada saat memasuki awal semester 2 dikelas x.

Marching Band, adalah ekskul yang menurutku paling keren, dari dulu saat aku masih kecil, ingin sekali aku menjadi bagian dari itu. atas saran temanku yang baik dan budiman, akhirnya aku meninggalkan jurnalistik dan masuk ke marching band. sebagai seorang yang tak pernah memegang alat-alat seperti itu, tentunya aku merasa canggung saat harus memilih, antara pianika atau drum. aku berfikir ‘kalau aku memilih pianika, alatnya harus beli sendiri, kalau drum kan bisa make punya sekolah’ dan akhirnya aku memilih drum untuk aku mainkan. hari pertama cukup menyenangkan, minggu pertama kurang menyenangkan, minggu kedua tak bisa menguasai drum, minggu ketiga tak bisa mengimbangi dengan teman yang lain, minggu keempat aku keluar dari marching band. dan setelah itu aku tak ikut ekskul apapun sampai semester dua berakhir.

kelas xi, aku kembali mengikuti ekskul jurnalistik, ini aku lakukan karena guru pembimbingny sudah diganti. ku tekuni sampai bosan dan akhirnya berhenti untuk mengikuti ekskul jurnalistik, karena menurutku, kami hanya diberikan ceramah, motivasi, tak pernah sekalipun kami disuruh menulis, mengarang, ataupun mencari berita.

kelas xii aku fokus untuk ujian nasional, fokus menikmati masa-masa terakhir di SMA maksudnya.

kalau kau bertanya kenapa aku tidak ikut osis di SMA, itu karena aku tidak terpilih, untuk menjadi osis di SMA ku, itu semua penilaian dari guru. kita tidak bisa mengajukan diri menjadi osis. guru yang memilihnya bukan kita yang mengajukan.

sempat terpikir oleh ku ‘kenapa aku tidak mengikuti teater?’.

masuk ke perguruan tinggi di UIN Suska Riau. saran orang tua adalah fokus kuliah dan jangan ikut organisasi. PNDK(ospek) jalur terakhir, memperkenalkanku dengan sebuah organisasi yang langsung pas kena dihatiku. ya Gagasan, sebuah lembaga pers mahasiswa, dalam hati aku berkata ‘disitulah nanti aku berada’. sepulang dari PNDK (ospek) aku mencari disemua stand-stand didepan gedung islamic center tempat diadakannya PNDK. namun aku tidak menjumpai stand Gagasan diantara stand-stand yang ada.

kukatakan kepada teman satu kamarku di asrama. saat bercerita tentang organisasi, dia berkata kepadaku, kalau dia sudah mendaftar di latah tuah. dan aku bercerita kalau aku ingin ikut di Gagasan, tetapi tak menemukan stand nya. hingga pada akhirnya teman ku yang dari jurusan ilmu komunikasi ini, mendapatkan pengumuman yang didapatkannya di group fb. “nafi, ini ha… khusus aku downloadkan untukmu”. waaah senangnya rasa hati. akhirnya aku mendaftar, meski syaratnya seperti mau melamar pekerjaan. (banyak luar biasa). tetapi tetap semaangat dunk. beberapa hari berikutnya diadakan interview. pada saat interview, hari itu harus bentrok dengan acara dari Rihlah (jalan-jalan) bersama FS-Nuri (rohis fakultas tarbiyah). interview jam 9, tetapi aku putuskan untuk ikut rihlah agar uang 15.000 ku tidak terbuang sia-sia. acara rihlah selesai pukul 4 sore. tetapi aku memutuskan untuk pulang jam 1 siang demi ikut interview di gagasan.

sesampainya disekretariat Gagasan jam 2, setelah berunding dengan panita yang lain akhirnya mereka masih mau mengadakan interview. ‘mungkin rumah dia jauh’ kata seorang yang duduk disana ‘dimana tinggal dek?’ tanya abang itu. ‘diasrama bang’. abang itu tertawa, dan berkata ‘jauh kali dek’. aku tahu abang itu tahu kalau asrama tu berada di area kampus.

saat ditanya-tanya tentang ini, itu, tentang kampus, tentang jurnalistik. sebagian bisa aku jawab dengan baik, tapi sebagian aku jawab dengan buruk. (masa iya rektor uin saya nggak tahu). sepulang dari wawancara aku menangis dikamar mandi menyesali seharusnya aku tidak datang saja hari itu, sungguh hari yang memalukan, jawaban yang kujawab sekenanya. aku berfikir kalau aku lulus nanti mungkin itu memang jalan ku, kalau nggak lulus, mungkin itu memang bukan jalanku. seharian itu aku putuskan untuk mengutuki diri sendiri kenapa aku datang ke wawancara waktu itu. (udahlah telat, pengetahuan jurnalistiknya 0 pulak).

tetapi alhamdulillah, akhirnya aku diterima di Gagasan, dan sampai saat ini aku adalah anggota gagasan, ya meskipun masih magang. tapi aku bahagia love you gagasan. :* berharap bisa bersamamu sekarang dan nanti.

gagasan

sedikit bercerita, orang pertama yang kuketahui di gagasan adalah bang Albert Mahendra

orang pertama yang kuwawancarai adalah bang Saidan (presma uin suska 2014)

teman pertama yang kukenal digagasan adalah (irna dan ade).

segitu aja ceritanya, capek saya nulis. doakan saya bisa jadi kru di Gagasan

amiin.

559570_741854425894689_6764049090734411459_n 10671457_742266229186842_3365006529006221411_n 10349875_741852955894836_6077907154803801074_n 10374445_741851792561619_4682495778505012488_n 10405444_741853515894780_4211384678310376410_n 10420107_741849939228471_6215278337509308561_n 10733971_741846499228815_4507575771470050689_n

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s