Category: dari yang aku lihat


Apa sih yang ada dalam pikiran kamu ketika diajak Nanjak atau mendaki gunung? Beberapa dari orang yang kutanyai terkait hal ini menjawab dengan jawaban yang beragam.
1. Yuk, kapan?
2. Waah naik gunung? Tapi aku belum pernah mendaki sebelumnya, gak apa-apa ni?
3. Kuat gak ya aku?
Baca Selengkapnya

Iklan

Berselancar di dunia maya sudah menjadi kebiasaan yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia di zaman super canggih ini. Melalu smartphone dunia berada dalam genggaman. Kesehatan pun turut ambil andil untuk mempermudah kehidupan manusia, tinggal ketik di mesin pencari dan keluarlah semua jawaban dari semua pertanyaan. Sebanyak apapun kelebihan dunia maya yang diagung-agungkan tetap tak bisa dipungkiri akan adanya artikel hoax, terlebih di dunia kesehatan, alih-alih bisa hidup sehat, jika sembarang mengambil informasi dari sumber tak terpecaya maka nyawa taruhannya.
Baca Selengkapnya

Full Day School atau bisa dikatakan sebagai sekolah dari pagi hingga sore memang memberikan polemik tersendiri di dunia persekolahan. Banyak yang setuju dan banyak yang tidak setuju. Terjun di dunia pendidikan adalah hal baru bagi saya sebagai mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL). Baca Selengkapnya

Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi dewasa ini dimana ekonomi ini lebih mengutamakan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejewantahannya.

Dalam seminar yang di taja oleh bertuahpos.com yang menghadirkan Dr. Dudi Sudrajat Abdurrachim, MT, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) provinsi Jawa Barat dimana ia menjelaskan bahwa banyak hal yang bisa di ubah menjadi ekonomi kreatif, jika dulu pendidikan hanya berorientasi kepada pendidikan dan kesehatan berorientasi pada kesehatan, maka saat ini dunia pendidikan dan kesehatan berubah menjadi industri.

Singapura saja misalnya, jika di Indonesia rumah sakit hanya sebatas pelayanan masyarakat, maka di Singapura rumah sakit dijadikan sebagai tempat pariwisata dimana tidak hanya orang sakit yang datang ke rumah sakit, rumah sakit sudah dijadikan gaya hidup bahkan untuk mereka yang tidak sakit. Selain itu rumah sakit di Singapura juga menawarkan perawatan kesehatan kelas satu ditambah lagi dengan kebersihan keindahan yang dibuat dalam satu kemasan sehingga mampu menarik perhatian wisatawan untuk datang ke sana.

Selain itu, melirik di dunia pendidikan yang di jadikan sebagai industri, banyaknya sekolah-sekolah elit internasional milik negara lain berdiri di Indonesia seperti Singapore International School Indonesia, Cambridge International School Indonesia dan lain-lain merupakan contoh dari industri di bidang pendidikan.

Jika berbicara tentang industri rumah sakit dan pendidikan mungkin cakupannya terlalu besar untuk kita, kita persempit dulu tentang industri kreatif yang bisa kita lakukan. Berikut saya beberkan contoh industri kreatif yang mungkin bisa menginspirasi kita, karena kita sama-sama tahu peluang membuka industri ini sangat besar di Indonesia dan hanya mensyaratkan kreativitas, inovasi dan keberanian.

  1. Go Jek

Merupakan layanan ojek hasil kreativitas anak muda Indonesia yang bisa di booking melalui aplikasi GoJek yang bisa di download di smartphone Android atau Iphone. Go Jek sendiri merupakan layanan ojek yang dikemas secara berbeda dan kreatif yang menekankan keunggulan dalam kecepatan, inovasi dan interaksi sosial. Semua pengendara memakai seragam dan helm berwarna hijau berlogo Go Jek, dan berpenampilan rapi. Penumpang diberi masker gratis dan penutup kepala. Go Jek menawarkan jasa kirim barang, beli tiket bioskop atau apapun secara bebas, sehingga penumpang tidak perlu pergi dan cukup menitip ke Go Jek.

  1. Rumah Makan

Rumah makan juga bisa di kemas secara kreatif, bisa saja makanan yang disajikan adalah makanan rumahan yang rasanya biasa-biasa saja tapi memiliki harga yang fantastis dan tetap memiliki banyak pengunjung. Bagaimana melakukannya? Tentunya dengan mengemas semuanya agar terlihat unik dan menarik, hal yang harus diperhatikan adalah tempat, misalnya saja tempatnya di tepi sebuah sungai yang mengalir dibawahnya air yang jernih dengan ikan berseliweran disana, ditambah suasana ruangan yang adem dan nyaman serta enak dipandang ditambah pelayanan yang ramah. Ini seperti perbedaan antara harga sebotol air mineral dibandara dengan sebotol air mineral yang di jual dijalanan, pasti beda kan harganya?

Nah itulah beberapa contoh industri biasa saja yang di kemas secara kreatif dan menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda, selain itu saluran industri kreatif sangat bervariasi, mulai dari arsitektur, seni, desain, kerajinan tnagan, fotografi dan lainnya. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin berkembang pesat dewasa ini seperti semakin mempermudah untuk memasarkan produk-produk yang ditawarkan, seperti Instagram, Facebook, dan aplikasi-aplikasi lain yang pasti bisa membuat keuntungan semakin berlipat. Ingat! Hasil itu tak pernah menghianati usaha.

Di era digital ini, peluang industri kreatif semakin besar, bisnis yang memanfaatkan kecanggihan teknologi semakin menjanjikan. Besarnya perhatian masyarakat akan sesuatu uang berbeda, unik dan menarik, tentu menjadi segmentasi pasar tersendiri bagi para pelaku industri kreatif.

Banyak kaula muda yang sangat antusias dalam menjajal segemen industri kreatif besar, terbukti dari banyak nya jumlah peserta seminar yang diadakan oleh bertuahpos.com pada 26 november 2015 yang mencapai lebih dari yang ditargetkan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki orang-orang yang mau bergerak di bidang industri kreatif sehingga jika orang-orang ini menjalankannya bisa dipastikan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia akan turun.

1

menuju jembatan Siak

Minggu, 9 mei 2015 aku dan Karsini pergi ke Siak, bersama teman-teman Karsini, kami terdiri dari 10 orang (kalau nggak salah), semuanya cewek. Butuh waktu minimal 3 jam untuk sampai ke siak. Untuk itu kami berjanji akan berangkat pukul 7 pagi agar bisa sampai sana secepat mungkin dan bisa berjalan-jalan di Siak.

Siak adalah kota kabupaten di provinsi Riau, siak terkenal dengan tata kotanya yang rapi dan bersih. Nah kami pergi kesana untuk membuktikannya.

Janji hanyalah tinggal janji, seperti kebiasaan orang indonesia yaitu jam karet. Janji jam 7 tapi kenyataannya kami pergi jam 9. Aku terbangun pagi itu pukul 6.30 pagi, lalu berleha-leha sebentar tanpa mengingat janji. Kenapa? Karena aku berpikir mereka pasti juga akan terlambat. Ketika waktu semakin mendekati pukul 7, aku cepat-cepat mengambil handuk dan buru-buru mandi, sebagai teman yang baik seharusnya tepat waktu karena itulah jika biasanya mandi itu butuh waktu yang lama untuk ku, pagi itu aku hanya butuh waktu kurang dari 5 menit. Yaah… mandi tukan seseuai kebutuhan, hehehe

“klung-klung” bm dari karsini, isinya “bro, sorry mungkin kita berangkatnya agak telat dikit ya, tmn2 ku baru mau mandi”. Dalam hati aku tertawa ‘tu betul kan?’… pagi itu aku tidak jadi mengecewakan teman ku dan punya sedikit waktu untuk menggosok baju.

Karsini menjemput ku dan kita langsung berangkat ke tempat karsini untuk menjemput mereka, sebelumnya ya isi bensin dulu lah. Setelah itu kami langsung capcusss… menuju Siak, baru sampai di di pusat kota pekanbaru, teman salah satu teman kami tersesat. Ya dia memang tidak pergi sama-sama dengan kami, jadi yaa gituu deh…

Kami cukup lama menunggu mereka, sampai-sampai teman karsini naik pitam, ia menelepon sambil marah-marah. Setelah sekian lama menunggu datang juga mereka dengan tampang tak bersalah. Dari janji pukul 7 akhirnya kami pergi pukul 9 pagi.

Perjalanan menuju Siak sangat menyenangkan, jalan yang mulus dan sepi tanpa hambatan membuat kami tancap gas sekuat-kuat nya, tikungan tajampun kami nikmat dengan bergaya seolah-olah seperti Valentina Rossi dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Sedang asik-asik nya jalan tiba-tiba didepan kami jalan berubah 180 derajat dari jalan yang mulus berubah menjadi jalan berbatu-batu yang cukup menyakitkan pantat. Kami tak mampu mengerem dengan sigap karena itu sama saja dengan menantang maut, jadi kami rem perlahan-lahan, tau sendiri kan kalau dari kecepatan tinggi dijalan lurus lalu ada tikungan menurun dan setelah itu langsung jalan buruk. Yaps…. sakit nya tu disini. Beruntung jalan seperti itu Cuma 2 kiloan.

Ditengah perjalanan kami disuguhi pemandangan yang sebelumnya belum pernah aku lihat, bukit-bukit cantik yang diatasnya ditanami sawit-sawit yang tertanam dengan rapi membuatku teringat dengan teletubies. Kece badai bro.

Indahnya perjalanan kami ke siak dirusak dengan insiden bocornya motor kami, aku dan karsini. Di jalan sepi nan panjang dan berliku-liku kami tidak tahu dimana harus mencari bengkel. Akhirnya teman karsini mengulurkan tangannya untuk memboncengku agar rusaknya ban tidak semakin parah, meskipun motornya supra x keluaran lama tetapi masih kuat untuk tarik tiga (tartig), hingga sampai di sebuah bengkel.

Malang masih suka bercanda dengan kami, ternyata disana yang punya bengkel sedang tidak ada, dan sang istri pun tidak tahu cara menambal atau mengisi angin. Ya sudahlah kami lanjutkan perjalanan kami mencari bengkel berikutnya. Untung saja kemalangan sudah sedikit menjauh dari kami dan kami menemukan bengkel tak jauh dari bengkel pertama. Karsini meminta untuk mengganti ban dari pada menambalnya agar tidak memakan waktu yang cukup lama.

Siak sudah didepan mata sambil tertawa-tawa terkikik-kikik, kami mengegas motor kami dengan perasaan bahagia, Jembatan Siak yang terkenal akan keindahanannya menyapa kami. Tak lupa kami memotretnya. Anak gahol men…

Turun dari jembata pemandangan kota yang cukup indah terpampang didepan mata kami, rapi sepi dan hijau dengan bunga-bunga yang cantik dan mempesona.

Ini dia foto-fotonya let’s cekidott…

20

diatas jembatan siak

2

nafi

3

mau masuk kota

19

Setelah itu kami langsung menuju ke Istana Siak, tak usah bercerita panjang lebar. Tengok aja potonya ya…

istana siak

istana siak

4

jangan lupa beli tiket 3000

8

tangga siak

11

salah satu ruangan dalam istana

10

katanya jadi cantik kalau bercermin disini

5 6 7 12 9

Setelah lelah berjalan-jalan didalam istana siak, kami keliling diluar istana.

14 16 18 13

Abis tu perut kami keroncongan berdemo meminta diturunkannya nasi, kami makan nasi ditepi sungai yang kece, tapi gak ada fotonya, sudah capek banget sih…

udah gitu aja, sebenarnya masih banyak sih foto-fotonya sampai ratusan malahan, tapi takut pembaca bosen jadi segitu aja. hehehe

follow ig gua: annafimuja

twitter: @nnafikyo